Paksebali, KLUNGKUNG — Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Klungkung resmi digelar pada Jumat, 30 Oktober 2026. Menjadi bagian dari 22 desa yang menyelenggarakan pesta demokrasi tingkat desa di Bumi Serombotan, Desa Paksebali di Kecamatan Dawan sukses menyedot perhatian warga dengan tingginya antusiasme pemilih dan situasi yang berjalan sangat kondusif.
Pelaksanaan pemungutan suara di Desa Paksebali dipusatkan pada 9 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar secara strategis untuk melayani kurang lebih 4.000 warga yang masuk dalam daftar pemilih. Sejak pagi hari, arus warga yang ingin menyalurkan hak suaranya terlihat memadati area TPS, mencerminkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap masa depan pembangunan di desa mereka.
Tiga Figur Terbaik Desa Paksebali
Pilihan masyarakat Desa Paksebali pada kontestasi tahun ini dihadapkan pada tiga figur putra terbaik desa yang membawa visi dan misi berbeda demi kemajuan wilayah. Ketiga calon perbekel tersebut tampil bersaing secara sehat berdasarkan nomor urut masing-masing:
- Nomor Urut 1: I Gede Wiarsa
- Nomor Urut 2: I Wayan Suardana
- Nomor Urut 3: I Gede Putrawan
Ketiga calon sebelumnya juga telah berkomitmen menjaga keamanan dan persatuan melalui Deklarasi Damai yang disepakati bersama jajaran kepemimpinan daerah.
Peninjauan Langsung dari Forkopimda Klungkung
Pentingnya posisi Desa Paksebali dalam gelaran Pilkel Serentak kali ini terlihat dari hadirnya jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung yang turun langsung melakukan monitoring. Bupati Klungkung bersama Wakil Bupati Klungkung memimpin pemantauan intensif ini untuk memastikan seluruh tahapan dan regulasi berjalan secara transparan dan lancar.
Rombongan pimpinan daerah sempat mengunjungi salah satu titik pemungutan suara vital di wilayah ini, yaitu
TPS 6 Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, untuk memantau dari dekat jalannya proses pencoblosan.
Bupati Klungkung menyampaikan apresiasi yang mendalam atas tertibnya proses pemungutan suara di Desa Paksebali. Beliau mengimbau agar siapapun kandidat yang nantinya mendapatkan mandat dari masyarakat, seluruh elemen warga dan para calon harus kembali bergandengan tangan demi membangun desa bersama-sama.
Sukses Berkat Sinergi Bersama
Hingga proses penghitungan suara selesai dilakukan, situasi keamanan di Desa Paksebali dilaporkan berjalan tertib, aman, dan kondusif. Keberhasilan pelaksanaan Pilkel ini tidak lepas dari sinergi yang solid antara panitia pemilihan tingkat desa, Linmas, pecalang, serta pengamanan ketat dari pihak TNI dan Polri.
Dengan berakhirnya pemungutan suara pada 30 Oktober 2026 ini, Desa Paksebali kini bersiap menyambut babak baru kepemimpinan definitif yang akan membawa aspirasi 4.000-an warganya menuju desa yang lebih maju dan sejahtera.